Description
Pemikiran K.H. Imam Zarkasyi dalam bidang Teologi Islam menarik dan penting untuk dikaji lebih dalam, sebab banyak tokoh umat Islam dan pimpinan pondok pesantren kurang berani melakukan ijtihad-ijtihad atau inovasi-inovasi dalam berbagai bidang karena terpaku pada pemikiran dan hasil ijtihad sebelumnya yang dipandang telah baku dan tidak dapat berubah lagi, meskipun kurang sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman. K.H. Imam Zarkasyi berhasil melampaui itu semua. Teologi yang diajarkannya bercorak integral, yaitu gabungan antara pemikiran teologi Islam rasional dan pemikiran teologi Islam tradisional. Ia menampilkan pemikiran teologi yang inovatif dan mempunyai nuansa-nuansa yang mengedepankan pemikiran rasional dan berbeda dari tradisi-tradisi yang sudah ada dan berkembang sebelumnya di kalangan masyarakat Islam, tetapi dia juga tidak menafikan pemikiran yang sudah ada dan berkembang di lingkungan masyarakat Islam. Pemikirannya dapat dikatakan lebih dekat kepada teologi al-Maturidiyah yang merupakah moderasi dan integrasi antara teologi Mu’tazilah yang rasional dan teologi Asy’ariyah yang tradisional. Karenanya, ia cenderung menampilkan pemikiran yang moderat atau jalan tengah, tidak menonjolkan suatu aliran tertentu, tetapi juga tidak mencela apalagi mengafirkan-aliran-aliran lain yang ada. Pemikiran teologi ini kemudian ia implementasikan dalam sistem pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor, yang ia bangun bersama kedua saudaranya; K.H. Ahmad Sahal dan K.H. Zainuddin Fannanie. Pemikiran teologi yang moderat itu kemudian melahirkan nilai-nilai yang sering digaungkan di Pondok Gontor, seperti “Gontor Perekat Umat” maupun “Gontor Berdiri di atas dan untuk Semua Golongan”.
Specification
Additional information
| Title | PEMIKIRAN TEOLOGIS K.H. IMAM ZARKASYI |
|---|---|
| Author | SUPRIYADI AHMAD |
| Publisher | UNIDA Gontor Press |







Reviews
There are no reviews yet.