PROLEGOMENA MANIFESTO PESANTREN KEHIDUPAN; Menuju Paradigma Pendidikan Kehidupan dan Peradaban
Description
Di tengah krisis pendidikan global yang semakin kehilangan arah, buku ini mengajukan sebuah pertanyaan mendasar: apakah pendidikan sekadar mempersiapkan manusia untuk hidup, ataukah pendidikan itu sendiri adalah kehidupan? Berangkat dari pengalaman satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor, buku ini menawarkan sebuah paradigma baru yang memandang pesantren bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, melainkan sebagai sistem pendidikan kehidupan (life education system) yang membentuk manusia secara utuh sekaligus sistem pembangunan peradaban (civilization-building system) yang menyiapkan lahirnya generasi pemimpin dan pembangun masa depan.
Sebagai sebuah prolegomena, buku ini menjadi pintu masuk filosofis, konseptual, dan metodologis bagi seri Pesantren Kehidupan. Pada bagian pertama, Manifesto Pesantren Kehidupan, penulis merekonstruksi hakikat pendidikan pesantren melalui pendekatan sistemik yang memadukan nilai, budaya, kepemimpinan, pengasuhan, kaderisasi, dan pengabdian ke dalam satu ekosistem pendidikan yang hidup. Pada bagian kedua, Proyek Peradaban Gontor, pembaca diajak memahami bahwa kekuatan sejati Gontor tidak semata terletak pada kurikulum, organisasi, ataupun infrastrukturnya, melainkan pada kemampuannya membangun manusia, mewariskan nilai, mereproduksi kepemimpinan, dan menumbuhkan peradaban secara berkelanjutan.
Lebih dari sekadar deskripsi tentang sebuah pesantren, buku ini merupakan ikhtiar untuk merumuskan Paradigma Pendidikan Pesantren Kehidupan sebagai kontribusi bagi pengembangan filsafat pendidikan Islam kontemporer. Dengan mengintegrasikan khazanah keilmuan Islam, pengalaman empiris pesantren, serta teori-teori pendidikan modern, penulis menghadirkan sebuah kerangka konseptual yang menempatkan kehidupan sebagai kurikulum, nilai sebagai ruh, budaya sebagai metode, kaderisasi sebagai mekanisme, dan peradaban sebagai orientasi akhir pendidikan.
Buku ini ditujukan bagi para akademisi, pengelola lembaga pendidikan, pemimpin pesantren, pembuat kebijakan, dan siapa pun yang meyakini bahwa kebangkitan umat tidak mungkin terwujud tanpa kebangkitan pendidikan. Sebab pada akhirnya, membangun peradaban bukan pertama-tama membangun gedung atau institusi, melainkan membangun manusia; dan membangun manusia adalah hakikat sejati pendidikan.
Specification
Additional information
| Title | PROLEGOMENA MANIFESTO PESANTREN KEHIDUPAN; Menuju Paradigma Pendidikan Kehidupan dan Peradaban |
|---|---|
| Author | Ahamad Suharto |
| Publisher | UNIDA GONTOR PRESS |






