Rekonfigurasi Relasi Islam dan Barat: Peran CIOS UNIDA Gontor dalam Kajian Oksidentalisme di Indonesia

Rp70.000Rp85.000 (-18%)

Available on backorder

Category:

Rp70.000Rp85.000 (-18%)

Description

Hubungan Islam dan Barat merupakan salah satu isu paling penting dalam percakapan peradaban dunia. Selama berabad-abad, Barat banyak mengkaji Islam melalui tradisi orientalisme. Sebaliknya, kajian sistematis umat Islam terhadap Barat masih relatif terbatas, khususnya dalam konteks Indonesia. Padahal, memahami Barat secara mendalam merupakan prasyarat penting bagi terbangunnya dialog peradaban yang adil, kritis, dan bermartabat.

Buku ini mengajak pembaca menelusuri perkembangan oksidentalisme di Centre for Islamic and Occidental Studies (CIOS) Universitas Darussalam Gontor sebagai salah satu tradisi intelektual Islam kontemporer di Indonesia. Berbeda dari anggapan yang memandang oksidentalisme sebagai kebalikan dari orientalisme atau sebagai wacana anti-Barat, buku ini menunjukkan bahwa oksidentalisme yang dikembangkan CIOS berangkat dari worldview Islam untuk memahami Barat sebagai sebuah peradaban dengan sejarah, filsafat, sistem pengetahuan, dan pandangan hidup yang khas.

Melalui penelusuran historis, analisis konseptual, dan pembacaan terhadap perkembangan kelembagaan CIOS, buku ini memperlihatkan bahwa oksidentalisme di Gontor bukan sekadar kumpulan penelitian tentang Barat, melainkan sebuah sistem keilmuan yang memiliki landasan filosofis, tujuan akademik, objek kajian, metodologi, serta mekanisme reproduksi pengetahuan yang saling berkaitan. Dengan demikian, oksidentalisme dipahami sebagai ikhtiar membangun kesadaran peradaban (civilizational consciousness), bukan untuk menumbuhkan sikap konfrontatif terhadap Barat, melainkan untuk melahirkan dialog yang lebih seimbang antara Islam dan Barat.

Di tengah arus globalisasi yang mempertemukan berbagai peradaban secara semakin intensif, buku ini menawarkan perspektif baru bahwa memahami Barat bukanlah bentuk ketundukan, sebagaimana mengkritik Barat bukanlah bentuk permusuhan. Keduanya merupakan bagian dari tradisi keilmuan yang bertujuan menempatkan setiap peradaban secara proporsional. Dengan bahasa yang mengalir namun tetap berbasis riset, buku ini menjadi bacaan penting bagi akademisi, mahasiswa, peneliti, dan siapa pun yang ingin memahami dinamika hubungan Islam dan Barat melalui perspektif yang lebih utuh.

Buku ini bukan hanya mendokumentasikan perjalanan sebuah pusat studi, tetapi juga merekam lahirnya sebuah tradisi intelektual yang berupaya membangun kembali relasi Islam dan Barat di atas fondasi pengetahuan, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat setiap peradaban.

Specification

Additional information

Weight 0,3 kg
Dimensions 148 × 160 × 230 cm
Title

Rekonfigurasi Relasi Islam dan Barat: Peran CIOS UNIDA Gontor dalam Kajian Oksidentalisme di Indonesia

Author

Harda Armayanto, Rizqi Fadlilah

Publisher

UNIDA GONTOR PRESS

Main Menu